Jumat, 28 Desember 2012

Buletin Gerbang Muhlisin Edisi 11, 14 Safar 1434 H / 28 Desember 2012

Dalil Tata Cara Wudhu dan Tayammum Sesuai Tuntunan Rosululloh
(Bagian 2-Selesai)

“Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat.” ( Qur’an Surat Ali Imron [3], Ayat 105).

A. Latar Belakang

Buletin Gerbang Muhlisin edisi kali ini merupakan kelanjutan edisi sebelumnya dan merupakan bagian terakhir pembahasan tentang dalil tata cara wudhu dan tayammum. Sebagaimana edisi sebelumnya, semangat yang dibawa edisi kali ini adalah dalam rangka memasyarakatkan sikap ittibaa kepada seluruh Warga Muhammadiyah di Haurgeulis dan sekitarnya. 

B. Dalil Tata Cara Wudhu Sesuai Tuntunan Rosululloh

6. Dalil mengusap kepala
a) Qur’an Surat Al-Ma’idah [5], Ayat 6: ”…dan usaplah kepalamu…”
b) Hadits dari Humron: “…kemudian mengusap kepalanya…” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
c) Hadits dari Mughiroh: “Bahwa Rosululloh berwudhu lalu mengusap ubun-ubun dan atas surbannya.” (Diriwayatkan oleh Muslim Abu Dawud dan Tirmidzi).
d) Hadits dari Abdullah bin Zaid bin 'Ashim: “Dan memulai dengan permulaan kepalanya sehingga menjalankan kedua tangannya sampai pada tengkuknya, kemudian mengembalikanya pada tempat memulainya.” (Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim).
e) Hadits dari Abdullah bin Umar: "Lalu, mengusap kepalanya dan memasukkan kedua telunjuknya pada kedua telinganya dan mengusapkan kedua ibu jari pada kedua telinga yang luar, serta kedua telunjuk mengusapkan pada kedua telinga yang luar serta kedua telunjuk mengusapkan pada kedua telinga yang sebelah dalam". (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Nasai, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah).

7. Dalil membasuh kedua kaki
a) Qur’an Surat Al-Ma’idah [5], Ayat 6: ”…cucilah kakimu sampai kedua mata kaki…”
b) Hadits dari Humron: “...membasuh kakinya yang kanan sampai kepada dua mata kaki tiga kali dan yang kiri seperti itu pula…”(Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
c) Hadits dari Abdullah bin Zaid bin 'Ashim: “Rosululloh wudhu, maka beliau mengerjakan demikian, yakni menggosok.” (Diriwayatkan oleh Ahmad).
d) Hadits dari Laqith bin Shaburah: "Sempurnakanlah wudhu, selai-selailah di antara jari-jari...” (Diriwayatkan oleh Imam Empat: Abu Dawud, Nasa’i, Tirmidzi dan Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah).
e) Hadits dari Abu Hurairah: "Kamu sekalian bersinar, muka, kaki dan tanganmu di hari kemudian sebab menyempurnakan wudhu, maka siapa yang mampu diantaramu supaya melebihkan sinarnya.” (Diriwayatkan oleh Muslim)
f) Hadits dari 'Aisyah: “Rosululloh suka mendahulukan kanannya, dalam memakai sandalnya, bersisirnya, bersucinya dan dalam segala hal.” (Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).
g) Hadits dari 'Umar bin Khothob: “Sungguh telah datang seorang kepada Rosululloh, ia telah berwudhu tetapi telah meninggalkan sebagian kecil telapak kakinya selebar kuku: maka bersabda Rasulullah: “Kembali dan perbaikilah wudhumu." Berkata 'Umar. "Orang itu lalu kembali berwudhu lalu sholat." (Diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Dawud).
h) Hadits dari Ibnu 'Amer bin 'Ash: "Neraka Wail itu bagi orang yang tidak sempurna mencuci tumitnya." (Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim).

8. Dalil membaca “Asyhadu allaila-ha-ilalloh wahdahu-la-syari-kalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhuwa rosu-luh”
a) Hadits dari ‘Umar bin Khothob: “Rosululloh bersabda: "Tidak ada seorang dari kamu yang berwudhu dengan sempurna lalu mengucapkan: Asyhadu alla- ila-ha illa-Ilahu-wa-asyhadu anna- Muhammadan 'abduhu-wa rasu-luh" melainkan akan dibukakanlah baginya pintu Syurga yang delapan, yang dapat dimasuki dari mana yang ia hendaki". (Diriwayatkan oleh Muslim, Ahmad dan Abu Dawud).

Sumber:
Http://tarjih.muhammadiyah.or.id/, hpt-muhammadiyah, Halaman 45-47.
Pasha, Musthafa Kamal, Chalil, M.S., Wahardjani. 2003. Fikih Islam Sesuai Dengan Putusan Majelis Tarjih, Citra Karsa Mandiri, Yogyakarta, Halaman 7-35.

Download file pdf Buletin Gerbang Muhlisin Edisi 11, 14 Safar 1434 H / 28 Desember 2012 http://www.scribd.com/doc/118207886/Buletin-Gerbang-Muhlisin-Edisi-11-14-Safar-1434-H-28-Desember-2012



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar