Jumat, 01 Maret 2013

Buletin Gerbang Muhlisin Edisi 20, 18 Robiul Akhir 1434 H / 1 Maret 2013

Tata Cara Sholat Sesuai Tuntunan Rosululloh (Bagian 5)

A. Latar Belakang

Buletin Gerbang Muhlisin edisi kali ini merupakan kelanjutan edisi sebelumnya yang akan mengulas tentang tata cara sholat sesuai tuntunan Rosululloh.

B. Tata Cara Sholat Sesuai Tuntunan Rosululloh

7. I’tidal

a) Setelah selesai melaksanakan ruku, kemudian dilanjutkan dengan i’tidal, yaitu berdiri dari ruku seraya mengangkat kedua belah tangan seperti ketika melaksanakan takbirotul ihrom, sekaligus membaca tasmi’:

“Sami'allohu liman hamidah”
Artinya: Semoga Alloh berkenan mendengarkan (memperhatikan) orang yang memujinya.

Catatan: Khusus untuk sholat yang dilakukan secara berjama’ah, maka makmum tidak perlu membaca tasmi’, makmum hanya membaca Allohuma Robbana- wa lakalhamdu.

b) Setelah berdiri tegak, tangan kanan lurus kembali sejajar dengan badan dan kemudian membaca:

“Robbana- wa lakalhamdu”
Artinya: Ya Tuhan kami, dan segala puji-pujian hanyalah bagi-Mu semata.

c) Bacaan “Robbana- wa lakalhamdu” dapat disempurnakan dengan tambahan bacaan:

“Hamdan kastiron thoyyiban mubarokan fihi”
Artinya: Puji-pujian yang baik dan memberkatinya.

Dalilnya adalah:

1) Hadits dari Abu Huroiroh bahwa Rosululloh bersabda: "Apabila kamu menjalankan sholat bertakbirlah, lalu membaca sekedar dari al-Qur'an, lalu ruku' sehingga tenang, (tuma'ninah), terus berdiri sampai lurus, kemudian sujud sehingga tenang, kemudian duduklah sampai tenang, lalu sujud lagi sehingga tenang pula; kemudian lakukanlah seperti itu dalam semua sholatmu." (Diriwayatkan oleh al-Bukhori dan Muslim).

2) Hadits dari Abu Huroiroh bahwa Rosululloh bersabda jadikanlah imam itu tidak lain melainkan untuk diikuti. Maka apabila ia bertakbir, hendaklah kalian bertakbir. Dan janganlah kalian bertakbir hingga ia bertakbir. Dan apabila ia ruku, hendaklah kalian rukudan janganlah kalian ruku hingga ia ruku. Dan apabila imam berkata Sami'allohu liman hamidah, hendaklah kalian berkata Allohuma Robbana- wa lakalhamdu. (Diriwayatkan oleh Abu Daud)

3) Hadits Abu Huroiroh mengatakan bahwa Rosululloh kalau sholat ia bertakbir ketika berdiri, lalu bertakbir ketika ruku, lalu membaca "sami'alla-hu liman hamidah" ketika mengangkat punggungnya (bangun) dari ruku, lalu membaca selagi beliau berdiri:"Rabbana- walakal hamd", lalu takbir tatkala hendak sujud, lalu bertakbir tatkala hendak mengangkat kepala (duduk antara dua sujud), lalu bertakbir tatkala hendak mengangkat kepala (duduk antara dua sujud), lalu bertakbir tatkala hendak berdiri; kemudian melakukan itu dalam smua sholatnya serta bertakbir tatkala berdiri dari rakaat yang kedua sesudah duduk.” (Diriwayatkan oleh al- Bukhori dan Muslim).

4) Hadits “Pada suatu hari kami sholat di belakang Rosululloh, maka ketika Rosululloh mengangkat kepala dari ruku dan membaca sami'allohu liman hamidah, tiba-tiba seorang lelaki dibelakang beliau membaca robbana- wa lakalhamdu hamdan kastiron thoyyiban mubarokan fihi. Maka setelah sholat, Rosululloh pun menyapa: “Siapa yang membaca bacaan tadi ?”. Orang tersebut menjawab: “Saya, Ya Rosululloh”. Maka bersabdalah Rosululloh: “Sungguh saya melihat ada tiga puluh malaikat lebih yang berlomba-lomba untuk mencatatnya lebih dahulu.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhori, Malik dan Abu Daud)

8. Sujud

a) Dari i’tidal ke sujud membaca takbir intiqol (mengenai takbir intiqol, lihat Buletin Gerbang Muhlisin Edisi 19).

b) Meletakan kedua lutut dan jari-jemari kedua belah kaki pada permukaan tanah (atau tempat sholat) yang dihadapkan ke arah kiblat.

c) Disusul dengan meletakan kedua tapak tangan ke tanah (atau tempat sholat) dengan merapatkan dahi dan hidung pada tanah. Dan posisi kedua tapak tangan selempang pada pundak.

d) Merenggangkan kedua tangan dari lambung sedikit lebar dan siku terangkat ke atas.

e) Bila sujud telah berada dalam keadaan sempurna kemudian membaca tasbih sebagaimana bacaan ketika melakukan ruku (baca kembali Buletin Gerbang Muhlisin Edisi 19).

Wallohu a’lam. [Bersambung]

Sumber:

Http://tarjih.muhammadiyah.or.id/download-manhaj.html

Pasha, Musthafa Kamal, Chalil, M.S., Wahardjani. 2003. Fikih Islam Sesuai Dengan Putusan Majelis Tarjih, Citra Karsa Mandiri, Yogyakarta, Halaman 50-53

Download file pdf Buletin Gerbang Muhlisin Edisi 20, 18 Robiul Akhir 1434 H / 1 Maret 2013 http://id.scribd.com/doc/127931535/Tata-Cara-Sholat-Sesuai-Tuntunan-Rosululloh-Bagian-5

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar